Dalam ilmu ‘Sosiologi’ SMA pernah ada pernyataan tentang , “penemuan baru mengakibatkan yang lama ditinggalkan”. Ungkapan atau pernyataan tersebut memang mengarah pada sebuah strata atau tingkat ekonomi dan keadaan suatu benda karena pergeseran nilai dan anutan sebuah adat di sebuah stratifikasi sosial masyarakat.

Terlepas dari ilmu sosiologi itu, pernahkah kita menyadari atau sekedar untuk flashback beberapa masa silam yang pernah kita lalui?.Banyak hal yang sangat mendasar dalam hidup kita dengan berjalannya waktu dan perkembangan teknologi. Kita meninggalkan kehidupan dan hal-hal yang ada dalam lingkup hidup kita pada suatu perubahan dan penemuan-penemuan baru yang membawa kita pada perubahan era / masa. Dengsn beanjaknya kita dari hal-hal lama dan mengarah pada perubahan dan modernisasi, bukan berati hal itu salah, dan kemudian kita harus tetap berada pada situasi kuno yang tidak pernah kita tinggalkan.

Seperti dapat kita ambil contoh untuk sesuatu hal yang masa berlakunya akan tetap sama dan tidakakan punah, akan tetapi bisa dikembangkan atau ditambah. Seperti Agama, Kepercayaan atau keyakinan seseorang kepada sebuah religi yang dia yakini atas keyakinan atau hanya sebuah panutan karena keturunan sebuah keluarga yang membawa dia untuk menjadi penganut agama tertentu atau benar-benar karena dia mengakui dari hasil kepercayaan dan keyakinan dia. Agama yang notabene telah ada dari jaman berabad-abad lalu, sampai sekarang dan dengan harapan sampai kapanpun kelak akan tetap ada sesuai dengan anutan masing-masing individu yang masih tetap mempercayai, menganut,mengamalkan dan mempunyai Tuhannya masing-masing.

Adat, atau adat istiadat, yang dalam pengertian secara umumnya adalah gagasan kebudayaan yang terdiri dari nilai-nilai kebudayaan, norma, kebiasaan, kelembagaan, dan hukum adat yang lazim dilakukan di suatu daerah. Apabila adat ini tidak dilaksanakan akan terjadi kerancuan yang menimbulkan sanksi tak tertulis oleh masyarakat setempat terhadap pelaku yang dianggap menyimpang. (wikipedia.org)

Dimana Keadaan suatu daerah atau wilayah dengan penduduk atau masyarakat asli akan tetap mempertahankan sebuah adat. Tidak hanya karena telah turun menurun tetapi pada dasarnya adat istiadat telah menjadi bagian pada setiap individu yang menghormati dan menjalankan suatu adat dengan hati dan menjadikannya sebagai bagian dari diri dan hidup mereka dalam melangsungkan hidup. Dan pastinya telah menjadi kebiasaan yang melekat dengan menjadikan adat tersebutsebagai tuntunan hidup mereka.

Namun akan berbeda hal dengan tingkat atau pola hidup di perkotaan yang menjadikan setiap individu menganut atau mempunyai cara hidup sendiri. Tak lepas kebanyakan dari masyarakat kota yang kebanyakan penduduk urban dan pendatang dari luar daerah, tinggal dalam lingkungan perumahan yang sosialisasi antar sesama penduduk setempat sangat jarang terjadi. Menjadikan kondisi yang sangat berpegaruh dalam kehidupan bermasyarakat satu sama lain. Tak jarang situasi seperti ini menjadikan tiap individunya sangat individual atau selfish.