Lanjut lagi yah ketidakjelasan tentang hubungan yang aku punya. Sebenernya khusus dari catetan “My Adventure” ini nggak berharap dibaca orang. Soalnya emang nggak penting. Aku cuma mereblog ulang dari blog ku yang dulu yang sudah lupa paswordnya😀.

Next to my 6th unexpected relationship. Degan cowo’ yang tidak ku prediksi sebelumnya, dia 4 tahun diatasku juga. Dia nggak cakep, cuma dari perhatian dan kebaikan dia sama aku cukup mencuri perhatian dan lagi-lagi aku berpacaran. D.E. cowo’ dengan serba nggak jelashidupnya, bukan maksud menceritakan kejelekan dia. Sedikit kecewa karena dia tidak sehebat dengan usianya, dia pengangguran dengan segudang aktivitas nggak penting. Mamah papahnya broken home, mungkin itu yang menyebabkan sikap dan pola hidupnya gak baik. Dia hidup dalam keadaan yang serba nggak jelas. Tapi dia baik dan sabar ngehadepin sikap manja dan egois ku. Aku justru menyukai temannya, tapi gak bisa diharapkan.😀 suka tidak berjalan berdampingan dengan cinta juga tidak bisa menguatkan niat ku. Nggak berjalan lama, aku memutuskan meninggalkan dia setelah sebulan sebelum aku mengakhiri status pacaran dengan D.E.aku akhiri aku dekat dengan brondong😀 (*serasa pedofil gueeeh) dia Mahasiswa Institut Teknologi. wewww Lugas X_X

Tapi seperti karma, setelah aku mengakhiri hubungan dengan D.E. aku menjalin relationship yang aku niati dengan main-maindan tidak ku niatkan dengan pemikiran dewasaku. Aku lahiran 89 berpacaran dengan cowo’ kelahiran  90. cuma beda 7 bulan sih, tapi tetep saja, menyelaraskan pola pikir dengan anak kecil “aku panggil dia anak kecil” sangatlah susah. Dia lebih disibukkan dengan hobi dan kesibukkan dia. Dia tdak bisa mengimbangi permainan yang aku harapkan seperti pacaran dengan memulaihubungan yang baik dan normal. Tapi kembali tanpa cinta. Dia T.F.A. disibukkan dengan studi dan prestasinya.

Memang menjelang satu tahun hubungan kita, aku juga disibukkan dengan kuliah tahun pertamaku. Bukan menjadi alasan, tapi memang kembali dengan ganjalan komunikasi yang tidak baik, kemudian sampai tahun kedua, masih berjalan dengan suatu hubungan pacaran yang aku anggap dengan tema status. Dia disibukan dengan teman-teman dan masih terikat dengan mantannya yang masih nyantol dihati dan pikirannya. Sedikit jelous, tapi nggak seberapa berarti bagiku, karena hubunganku dengan dia sebatas “status”. Akhirnya setelah ! tahun lebih aku memutuskan untuk meninggalkan permainankun dengan dia, dan aku memutuskan untuk fokus dengan karir dan pendidikanku.

Sebenernya dia nggak terima dengan keputusanku untuk mengakhiri hubungan dengan dia begitu saja apalagi dengan alasan aku nggak bisa meneruskan hubungan dengan dia karena tidak berjalan dengan baik komunikasi antara dia. Dia mungkin lebih sakit karena aku memutuskan dia tepat disaat ulang tahun dia.😦 jadi ngerasa jahat banget.

But live must go on….dan aku menjalani beberapa bulan dengan status jomblo ku. Rasanya sangat free dan tidak ada beban, semakin bebas untuk hangout bareng teman-temanku. Meski sesekali mereka-mereka yang telah lalu dari hidupku, sesekali menyapaku lewat SMS, Telf, atau sekedar menyapa di jarsos. Dan sesekali membuatku meringis keinget betapa konyolnya dulu. Apapun itu, aku belajar banyak dari mereka. Dan semoga mereka tetap mengingat hal-hal yang baik tentang ku🙂.

Dan Sekarang, hampir setahun setelah keputusanku menjadi kekasih hati seorang M. Harryadi. Dia pria sopan, baik dan perhatian buatku, dan aku rasa aku benar-benar jatuh hati dengan dia. Sejauh ini dalam hidup ku, hanya dia yang bisa mencuri hati dan pikiranku. Bismillah aku mengawali hal baik dengannya dan semoga kedepandia bisa menjadi yang baik untuk hidup ku juga. Sejauh ini bisa  berjalan dengan baik dan semoga do’a ku dan do’anya dapat menjadikan baik hubungan kita. Berharap diacinta pertama dan terakhir buatku.  Amiin🙂