Menjadi diri sendiri bukan hanya berarti menjadi apa adanya diri kita, melainkan lebih ke pengucapan syukur atau terimakasih kita kepada Tuhan Sang Pencipta. “Banggalah menjadi diri sendiri” tidak harus selalu diartikan sebagai -bangga- dengan artian nilai atau prestige kita tinggi dan bagus. Bahkan aku tidak terlalu suka untuk menggunakan kata “bangga” itu ketika aku tengah bersyukur atas diriku, dan atas apa yang aku punya serta aku lakukan.

“by yourself and quit trying to be everyone else” kata-kata hebat yang menurutku harusnya bisa menjadikan tiang dalam jati diri setiap individu. Kekuatan kepercayaan atas apa adanya kita ditambah dengan adanya point baik atas perilaku dan usaha kita. Menjadi diri sendiri dan mengupayakan hal-hal yang menjadikan keberadaan kita dalam kehidupan ini punya arti yang besar. Dan sama halnya dengan apa yang kita kerjakan adalah sebuah wujud terimakasih kepada Tuhan kita.

Manusia sebagai makhluk sosial dan hidup berdampingan dengan makhluk hidup lainnya juga. Manusia memiliki bekal yang sempurna dari Tuhan, dengan kapasitas dan peranan yang berbeda-beda. Dan dengan kesadaran akal,potensi dan kemampuan yang kita ilikiseharusnya dapat menjadikan hidup ini berjalan dengan baik sesuai dengan alur Tuhan.

Kadang menjadi diri sendiri memang tidaklah mudah,terlebih saat kita menghadapi lingkungan atau pengaruh yang menuntut kita melakukan hal yang berada diluar jalur kita. Tidak menjadi alasan juga untuk kita tdak menjadi diri sendiri. Tuntutan tersebut sebenarnya seperti sebuah tantangan.

Saya ambil contoh saat kita berada pada linkungan baru dimana kita membuthkan penyesuaian dan belajar tentang lingkungan tersebut. Contohnya seperti dalam sebuah perkumpulan atau asosiasi, lingkungan sekolah atau studi, lingkungan kerja atau sosial dan bahkan dalam lingkungan keluarga.

Betapa tidak , dalam lingkungan baru yang merupakan petemuan berbagai individu yang berbeda dan menjadikan kita pribadi yang asing dan perlu beradaptasi. Tapi ingatlah,bahwa kita tidak perlu menjadi orang lain. Pastikan penyesuaian kita membawa kearah perubahan yang baik, bukan berubah menjadi pribadi yanglain.

Kepuasan akan prestasi maupun kedudukan seringkali membawa kita kearah perubahan yang tidah menentu sehingga merubah pola pikir, tingkah laku bahkan kebiasaan kita. Tetaplah menjadi diri sendiri dengan memberikan wujud perilaku kita kearah perubahan dan menunjukan bahwa kita pribadi yang baik dengan tanggung jawab penuhatas apa adanya kita.

🙂